Hari demi hari telah kita lalui, usia kita juga semakin bertambah namun masih banyak dari kita yang masih belum dapat memahami apa yang telah kita lalui baik itu cerita tentang karir, keuangan, keluarga, persahabatan dan terlebih cinta, yang intinya semua terkait tentang kehidupan. Kita yang selaku manusia pasti akan menghadapi masalah dalam menjalani segala aktivitas hidup serta mengalami perubahan baik dari fisik, mental dan sikap yang seogianya membuat kita menjadi lebih dewasa karna sebenarnya kedewasaan tidak terkait usia. Winston Churchill pernah berkata ''SIKAP adalah hal kecil yang membuat perbedaan BESAR''. Namun sudah tepat kah sikap yang kita ambil dalam setiap pengambilan keputusan terhadap apa yang akan kita lakukan ?, memang dalam pengambilan sikap tersebut kita terkadang sulit menentukan keputusan apa yang akan kita ambil dan bagaimana sikap kita seharusnya serta apakah yang kita lakukan itu sudah benar dan sikap yang kita ambil juga sudah tepat kita tidak tahu itu apakah benar atau tidak sebelum kita melihat hasilnya, dan ketika kita sudah melihat hasilnya apakah kita sudah mempelajarinya ?, sebenarnya di saat itu lah momen yang sangat berharga bagi kita dalam menemukan pengalaman hidup kita mau apapun yang kita lakukan dalam segala aspek kehidupan, banyak kata-kata bijak mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, namun sudahkah kita menemukan guru yang terbaik itu dari segala guru-guru terbaik kita ?, jadi harapan saya kita selaku manusia yang memiliki akal fikiran dan nafsu harus tau untuk menempatkan antara akal dan nafsu mana yang lebih dulu kita utamakan agar kita dapat menemukan guru yang terbaik itu. Jadi pelajari lah segala peristiwa yang telah kita lakukan, tentukan sikap, serta temukan GURU TERBAIKMU.
Dalam blog ini kita dapat menemukan cerita,puisi, dan hal-hal menarik lainnya. Blog ini diperbuat atas cerita tentang perjalanan seorang anak muda dalam pencarian jati diri, kisah cinta, dan suka duka kehidupan yang dijadikan pengalaman olehnya, dan disini saya akan memaparkan semuanya
Senin, 05 September 2016
Senin, 01 Agustus 2016
SIANG DI SERBELAWAN
Seorang lelaki berjalan ditengah teriknya siang serbelawan
Dengan sejuta harapan silam memohon sebuah pertolongan
Rambut coklatnya kering terbakar panasnya siang
Berhenti sejenak meneguk air minumnya
Dia susuri sisi jalan serbelawan
Genangan air di tengah jalan, serpihan bebatuan berserak disana
Seakan panas mengoyak jalan
Tertumbuh jua ilalang di sebrang jalan itu
Ia langkahkan lagi kaki yang panjang
Melompati sisi demi sisi bebatuan
Dengan keringat yang membasahi baju birunya
Hampir saja ia terjatuh...
Bangunan-bangunan kokoh usang berdebu hitam
Terdapat harta tiada bertuan
Hanya keluah bertebaran di serbelawan
Sejuta doa telah ia panjatkan
Menanti pertolongan sang tuhan
Terdiam ia disana
Dalam hati ia katakan
"Wahai sang DURJANA'
''Tiada pantas engkau BERPESTA''
Sabtu, 18 Juni 2016
MALAMKU
di tengah naifnya malam
ku silangkan kaki dari tubuh yang berdiri
kelangit malam aku arahkan
ku silangkan kaki dari tubuh yang berdiri
kelangit malam aku arahkan
sepasang mata penuh emosi
sinaran bulan mulai memadam
bintang menari berlari pergi
kesunyian ini menjadi dendam
tertimbul rasa resah dihati
malam demi malam terasa kelam
terputus asa berbalut perih
ingin ku lepas dendam di jiwa
hanyut bersama angin nestapa,
terbang bersama gejolak angan,
bangkit diatas segala kenangan.....
kini waktu pun terus berjalan
bintang juga kembali lagi
ku langkahkan kaki perlahan
sadar malam telah berganti
Z.R
Z.R
Langganan:
Postingan (Atom)